





pada perlakuan P3 ( 25% kotoran Sapi dan 75% daun Gamal) dan yang terakhir kandungan C/N paling baik terdapat pada perlakuan P1 yaitu 25,63 dan nilai terendah terdapat pada perlakuan P4 ( Daun Gamal) yaitu 20,3. Kata kunci : Kompos, Kotoran Sapi, Daun Gamal 1 : Mahasiswa Peneliti 2 : Dosen Pembimbing Pertama



Pupuk kompos dari kotoran sapi memiliki kadar serat tinggi yang manfaatnya dapat menghambat penggunaan langsung ke lahan karena akan menekan pertumbuhan tanaman utama. Mengutip buku Biogas, Pupuk Organik, dan Kompos, Isyaturriyadhah, (2023: 70-71) terdapat 5 cara buat pupuk kompos dari kotoran sapi yang berkualitas.



Campur semua bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan pupuk kompos yaitu kotoran sapi, serbuk gergaji, abu dan kapur dengan merata. kemudian tumpuk di tempat yang terlindungi dari sinar matahari dan hujan secara langsung. Akan lebih baik jika ditumpuk di tempat 205 Wardana et al, Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 2021, 4(1): 201-207 e ...







Pupuk kompos dari kotoran sapi ini sudah dapat digunakan minimal setelah proses fermentasi selama 21 hari. Pupuk kompos yang sudah matang atau sudah siap digunakan ciri-cirinya adalah suhunya sudah dingin, tidak berbau, sudah berubah dari wujud asalnya dan gembur. Sebelum digunakan angin-anginkan pupuk kompos tersebut terlebih dahulu.



Mengubah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk. Kotoran sapi juga dapat diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat untuk pertanian. Proses ini meningkatkan kualitas tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. a. Pupuk Kompos. Pupuk kompos adalah hasil dari proses pengomposan kotoran sapi bersama bahan organik lainnya.





Diagram alir pembuatan kompos kotoran sapi Proses pembuatan pupuk dimulai dengan menjemur kotoran sapi untuk menurunkan kadar airnya. Setelah kadar air cukup, kotoran dicampurkan dengan sekam padi dan starbio. Penambahan sekam padi bertujuan untuk membantu menaikkan pH karena pH kotoran sapi yang sangat rendah (berkisar 4,0-4,5), dan









Tahapan dalam pembuatan pupuk dari kotoran sapi adalah sebagai berikut : 1. Pertama-tama buatlah larutan dari EM4, molases/tetes tebu dan air. 2. Kotoran sapi dan serbuk gergaji di aduk rata di atas tempat yang kering. 3. Larutan EM4 disiramkan secara merata di atas campuran kotoran sapi dengan serbuk gergaji, lalu diaduk hingga merata.





3. Cara Membuat Pupuk Kompos dari Kotoran Sapi Cara membuat pupuk kompos dari kotoran sapi. Sumber: Freepik. a. Siapkan kotoran sapi dan tambahkan sekam padi atau gerajen di ruangan yang terhindar dari sinar matahari dan hujan. b. Taburkan dekomposer secara merata. c. Mengencerkan molasses dan disiramkan merata di atas kotoran sapi dan sekam ...



ruang kosong dibelakang kandang. Sehingga kotoran sapi terus menumpuk tidak teratur. Kotoran sapi tersebut ditunggu hingga kering selama waktu yang tidak dapat ditentukan, biaa ± 3 bulan. Selanjutnya kotoran sapi yang sudah kering dijual pada tengkulak pupuk organik dengan harga Rp. 2000,- per sak 25 kg.





3 karung kotoran sapi; Setengah karung dedak; 10 liter air; 20 cc EM4; Baca juga: Bahaya Memberikan Pupuk Berlebih pada Tanaman. Langkah-langkah pembuatan pupuk kandang dari kotoran sapi adalah sebagai berikut. Pertama, tumpuk kotoran sapi secara merata hingga setinggi kurang lebih 30 cm seperti menyerupai bedengan. Taburkan dedak ke atas ...



SAPI POTONC Kompos Organik Kotoran Sapi Loka Penelitian Sapi Potong Jl. Pahlawan Grati, Pasuruan- Kd Pos 67184 JawaTimur Telp. (0343) 481131 Fax. (0343) 481132 E-mail : Iolitsapo@telkom Website: Iolitsapi.litbang.deptan.go.id 2009 Jenis kompos Harga Biaya 2. 3. 4. Kompos Curah kotoran sapi kemasan plastik biaya operasional Jumlah biaya/kg ...









Kumpulkan kotoran sapi segar yang akan digunakan sebagai bahan fermentasi. Tambahkan bahan lain seperti sekam padi, serbuk gergaji, atau dedak padi untuk meningkatkan kandungan karbon. ... Setelah 3–4 minggu, kompos siap digunakan. Kompos yang matang akan memiliki ciri berwarna coklat kehitaman, tidak berbau busuk, dan memiliki tekstur halus.





Sebagaimana yang dilakukan oleh Rakhmadi et al. (2018) dalam kegiatan "Teknologi Pembuatan Kompos Kotoran Sapi Simental dengan Penggunaan Tithonia (Thitonia diversifolia) dan Mol Rebung pada Kelompok Tani Ternak". MOL (Mikro Organisme Lokal) rebung dapat menggantikan starter yang mahal. Selain harga yang murah, MOL Rebung ini mudah dibiakkan.



Solusi yang diberikan adalah merancang pembuatan pupuk organik bokashi dan biogas skala kecil yang memiliki dua fungsi, yaitu fungsi mengurangi kotoran sapi dan memberikan nilai tambah. Mengurangi kotoran sapi artinya volumenya berkurang dan baunya juga berkurang sehingga potensi menimbulkan penyakit dapat diminimalisir.




